KLINIK TERAPI GURAH

KLINIK HERBAL AJAIB

MANGGA DUA SQUARE RUKO D-9 ( TURUN HALTE BUSWAY MANGGA DUA SQUARE SEBELUM ANCOL)

BUKA SENIN-SABTU JAM 10 PAGI – 3 SORE

TELPON : MAS EKO 021- 9255 9075 &HP.0813-8182-7768

http://bekammedis.blogdetik.com

http://ahlibekam.wordpress.com

http://pengobatanbekam.wordpress.com

http://earcandle.wordpress.com

http://gurahvagina.wordpress.com  

Anda Ingin Memiliki Suara Merdu & Kuat ??

Posted On Oktober 22, 2008

Filed under Tak Berkategori
Tag:

Comments Dropped leave a response

Anda Ingin Memiliki Suara Merdu & Kuat ?? Atau Anda Seorang Penyanyi, MC, Intertainer, Artis, Qori’ & Qori’ah ?? GURAH SUARA PLUS SOLUSINYA !! Solusi Jitu untuk Membersihkan Paru-paru,Pita Suara & Rongga Sinus Atas dan Bawah dari slam/ riak yang membusuk. Aman Alami & Tanpa Efek Samping. Bisa Panggilan Ke Rumah. Hubungi Tlp MAS EKO: 021-9255 9075 – HP 0813-8182-7768. Infaq Gurah Suara  Rp. 100.000,-

Asma sembuh di Gurah dg ijin ALLOH SWT

Posted On Oktober 22, 2008

Filed under Tak Berkategori
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan.

Seperti diketahui, saluran napas manusia bermula dari mulut dan hidung, lalu bersatu di daerah leher menjadi trakea (tenggorok) yang akan masuk ke paru. Di dalam paru, satu saluran napas trakea itu akan bercabang dua, satu ke paru kiri dan satu lagi ke paru kanan. Setelah itu, masing-masing akan bercabang-cabang lagi, makin lama tentu makin kecil sampai 23 kali dan berujung di alveoli, tempat terjadi pertukaran gas, oksigen (O 2 ) masuk ke pembuluh darah, dan karbon dioksida (CO 2 ) dikeluarkan.

Batuk Kronis Sembuh di Gurah dg ijin Alloh SWT

Posted On Oktober 22, 2008

Filed under Tak Berkategori
Tag: , ,

Comments Dropped leave a response

Saya seorang pegawai Bank Pemerintah selama 6 bulan pernah kena batuk kronis, makan tempe batuk, makan krupuk batuk lagi, sudah minum obat batuk habis beberapa botol belum sembuh juga, akhirnya  kakek saya menyuruh terapi gurah, alhamdullillah 1 kali terapi gurah sembuh. Subhanalloh…

Penyebab Sinusitis

1. Hidung tersumbat antara lain disebabkan oleh infeksi virus flu di saat tubuh kurang fit. Infeksi yang menyerang di sekitar hidung dan tenggorokan ini tak jarang menjalar ke sinus (rongga di sekitar hidung yang mengalirkan lendir).
2. Radang pada rongga hidung ini bisa juga disebabkan oleh cara kita membuang ingus yang salah. Ingus yang seharusnya keluar malah tersedot masuk ke rongga sehingga susah dikeluarkan.dapat disebabkan oleh virus ,bakteri atau jamur.
3. Kuman yang biasa menyerang adalah Streptococcus pneumoniae dan Haemo philus influenzae yang ditemukan hampir pada 70 % kasus.
4. Dapat juga disebabkan oleh radang ditempat lain yang berdekatan misalnya radang tenggorokan ,radang Amandel ,radang pada gigi geraham atas ,kadang
juga disebabkan karena berenang ,menyelam ,trauma tekanan udara (biasanya pada awak pesawat)
5. Allergi dapat memperberat penyakit ini, sehingga orang yang memang telah mengidap alergi akan lebih mudah terkena radang sinus

tips untuk penanganan sinusitis :

1. Pemberian antibiotik, untuk mengobati infeksi yang terjadi.
2. Kompres hangat dengan memakai handuk untuk mengurangi nyeri di sekitar wajah.
3. Tinggal di lingkungan udara yang bersih.
4. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Banyaklah mengkonsumsi vitamin C apabila dirasa tubuh kurang fit dan rajinlah berolahraga untuk mempertebal daya tahan tubuh kita. Apabila terkena penyakit pilek yang membandel atau serangan flu lebih dari seminggu.
5. Manfaatkan dengan air panas. Saat mandi, gunakan shower air hangat, usap dahi, hidung dan dagu dengan waslap yang dibasahi air panas, agar lubang hidung terbuka lebar. Rongga hidung yang kering lebih mudah terinfeksi daripada yang basah.
6. Perbanyak memakan makanan yang pedas, umumnya makanan berbumbu pedas dapat memperlebar lubang hidung.
7. Usahakan hidung selalu dalam kondisi lembab, terutama tatkala cuaca di luar panas terik.
8. Perbaiki daya tahan tubuh. Caranya, istirahat yang cukup dan makan panganan yang penuh gizi. kurangi merokok atau kalau bisa berhenti merokok.

Tanaman herbal yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi sinusitis adalah daun sirgunggu yang biasanya dipakai untuk terapi GURAH  yang berkhasiat meningkatkan imunitas dan meluruhkan dahak

Cara Terapi Gurah

Posted On Agustus 29, 2008

Filed under Tak Berkategori
Tag:

Comments Dropped leave a response

GURAH SUNNAH NABI & MUKJIZAT MEDIS

Posted On Agustus 29, 2008

Filed under Tak Berkategori
Tag: , ,

Comments Dropped leave a response

Pada zaman dahulu ilmu gurah dikuasai oleh para Kyai/guru mengaji untuk menggurah santri – santrinya agar suara bagus / merdu dalam membaca ayat–ayat suci Al–Qur’an dan pada masa kini diberikan pada masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit.

Gurah adalah membersihkan dan mengeluarkan lendir yang kotor, beracun dan mengandung berbagai kuman penyakit dalam tubuh.

Gurah dapat mengobati penyakit : Flu, Sinusitis, Asma, Alergi Debu / Udara Dingin, Bronkhitis, Nikotin, Membersihkan pita suara, dll.

Gurah itu proses mengeluarkan slem (dahak/lendir) yang ada di rongga hidung dan tenggorokan. Untuk membersihkan, agar nafasnya tidak sulit terutama buat yang sering pilek/sinus/mungkin juga asma. Tapi ada juga yang melakukan gurah, dengan tujuan memperindah suara. Mengenai keampuhannya, sepertinya individual sifatnya, sama jika ditanya sakit atau tidak , ada yang bilang sakit sekali, ada juga yang bilang, sakit tapi masih bisa ditolerir. Yang penting sembuh !!!

Pada saat gurah, pasien diminta tidur telentang, kemudian cairan (konon berasal dari tumbuhan tertentu) dimasukkan melalui lubang hidung. Setelah beberapa saat pasien disuruh tengkurap, nah disinilah proses pengeluaran slem berlangsung, lamanya tergantung banyak tidaknya slem. Setelah selesai rasanya lega sekali, hidung yang mampet bisa lega kembali.

Sinusitis

Demikian terkenalnya istilah sinus di kalangan masyarakat tanpa orang menyadari bahwa yang dimaksud sebenarnya adalah sinusitis (peradangan pada sinus). Sinusitis memang merupakan istilah medis untuk menyatakan adanya peradangan pada daerah sinus.

Sinus sendiri merupakan rongga kosong dalam tulang tengkorak kepala kita (pada daerah sekitar hidung) yang berisi udara. Ada beberapa sinus yang terdapat dalam tengkorak kepala kita yaitu:

·         sinus maksilaris (di daerah tulang pipi)

·         sinus frontalis (di daerah dekat alis mata)

·         sinus etmoidalis (di daerah antara dua mata)

·         sinus sfenoidalis (di belakang sinus etmoidalis)

Sinus menjadikan tulang tengkorak kepala kita ringan (bayangkan bila seluruh kepala kita terdiri dari tulang padat tanpa ada rongga) dan juga berfungsi untuk resonansi suara.

Sinusitis

Peradangan pada sinus seringkali disebabkan oleh infeksi, baik infeksi virus maupun bakteri. Selain itu, faktor alergi juga memegang peranan penting dalam terjadinya sinusitis ini. Baik infeksi maupun alergi menyebabkan cairan pada sinus tidak dapat dialirkan secara baik sehingga bakteri/virus dapat tumbuh dan berkembang dalam sinus. Terjadilah sinusitis dengan berbagai gejalanya.

Gejala dan tanda klinis

Sinusitis dapat menimbulkan berbagai tanda dan gejala mulai dari sangat ringan sampai berat. Sakit kepala berulang seringkali dihubungkan dengan sinusitis, tapi sesungguhnya kan belum tentu.

Berbagai gejala dan tanda klinis yang harus kita waspadai misalnya:

·         Panas tinggi (lebih dari 39 derajat Celcius)

·         Sakit kepala (khususnya saat bangun tidur)

·         Pembengkakan di sekitar mata

·         Rasa nyeri tumpul di sekitar mata

·         Pilek dengan batuk sepanjang hari yang tidak sembuh-sembuh

·         Batuk kering yang tidak sembuh-sembuh

·         Rasa nyeri di bawah tulang pipi

·         Nyeri di gigi atas

·         Nafas berbau tidak sedap

Khasiat Akar Sirgunggu untuk Gurah

Posted On Agustus 29, 2008

Filed under Tak Berkategori
Tag: , ,

Comments Dropped leave a response

Menjernihkan Suara Dengan Akar Sirgunggu

Istilah gurah dikenal kalangan pesinden, penyanyi, qori, ataupun qoriah untuk merujuk proses menyaringkan suara dengan akar tumbuhan sirgunggu (Clerodendron serratum). Selain oleh mereka yang memang memerlukan suara bagus, gurah juga dilakukan untuk menyembuhkan penyakit asma, batuk kering, dan batuk berdahak banyak. Benarkah akar tanaman obat itu secara ilmiah berkhasiat seperti yang dipercayai masyarakat ?

Gurah merupakan cara pengobatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Dulu praktek pengobatan ini dijalani pesinden atau dalang yang menginginkan suaranya nyaring. Namun, belakangan gurah juga ditujukan untuk mengobati asma dan menghilangkan dahak di tenggorokan. Di Yogyakarta para tabib gurah menggunakan tumbuhan sirgunggu yang ada di sekitar Giriloyo, dekat makam raja-raja Mataram. Mereka percaya, hanya sirgunggu dari sana saja yang berkhasiat. Padahal sebenarnya tanaman obat ini bisa tumbuh di mana saja, bahkan di seluruh Indonesia, sehingga dikenal dengan berbagai nama, antara lain kertase, pinggir tosek (Madura), simar baungkudu (Toba), tinjau handak (Lampung), segunggu (Sunda) dan sagunggu, sirgunggu (Jawa).

Banyak khasiatnya

Tumbuhan sirgunggu berupa perdu yang tingginya 3 m. Daunnya bertangkai pendek, berbentuk bulat telur sampai memanjang, tebal dan kaku. Tepi daun beringgit. Bunganya berwarna putih-violet tersusun dalam malai. Buah yang berwarna hijau kehitaman berupa buah batu berbentuk bulat telur.

Tumbuhan obat yang satu ini ternyata sudah banyak dimanfaatkan masyarakat sejak dulu. Akarnya diremas-remas halus dan ditelan untuk mendapatkan suara nan jernih. Seduhan akarnya merupakan obat asma, bronkhitis, atau sebagai peluruh air seni (kencing batu).

Di daerah Imogiri, Yogyakarta, sirgunggu untuk gurah, yaitu kulit akar ditumbuk dan diseduh dengan air, kemudian diteteskan pada hidung guna mengobati berbagai penyakit yang berkaitan dengan lendir, seperti asma, batuk, atau untuk memperoleh suara yang jernih. Efeknya berupa pengeluaran lendir dari hidung dan mulut.

Daunnya bermanfaat untuk menyegarkan kondisi wanita yang sedang nifas. Sebagai obat luar, daun ditumbuk dengan adas pulosari untuk encok dan nyeri atau kelelahan pada sendi. Daun mudanya diremas-remas dan ditambah sedikit kapur menjadi obat gosok. Seduhan daun dengan garam serta temulawak dapat diminum untuk perut yang membusung dan sebagai obat cacing. Infus daun tumbuhan ini sudah diteliti secara in vitro mampu menghancurkan batu ginjal. Di lampung buah masak atau yang masih mentah dikunyah bersama sirih untuk obat batuk berat. Penelitian di National Cancer Institut, Washington menyatakan, ekstrak air tumbuhan ini aktif sebagai anti-HIV in vitro.

Kandungan kimia tumbuhan sirgunggu pada bagian-bagian tubuhnya berbeda-besa. Daunnya mengandung unsur kalium, sedikit natrium, alkaloid, dan flavonoid flavon. Pada kulit akarnya terdapat glikosida fenol, manitol, dan sitosterol. Sementara kulit batangnya mengandung senyawa triterpen, asam ureanulat, asam kueretaruat, dan asam seratogenat.

Praktek Tabib Gurah

Proses pengobatan gurah dilakukan dengan meneteskan cairan rendaman kulit akar ke hidung. Kulit akar ditumbuk, diseduh dalam air panas, diendapkan semalam lalu diteteskan ke hidung kemudian ditelan. Cairan akar itu setelah diendapkan berwarna cokelat kemerahan.

Akhir-akhir ini para tabib gurah sudah mengemas bahan obat dalam bentuk serbuk atau kapsul. Penggunaannya lebih praktis dari pada gurah tetes. Di samping bahan pokok sirgunggu, juga ditambah ramuan bahan tetumbuhan berkhasiat lainnya. Tentang bahan tambahan ini, masing-masing tabib punya resep rahasia tersendiri.

Bila “obat” sudah dimasukkan ke lubang hidung (red: pada gurah tetes), pasien yang menjalani gurah tetes diminta tengkurap. Ia lantas mengeluarkan lendir dan dahak. Dengan demikian, suaranya diharapkan bisa lebih jernih.

Eksperimen Awal di Laboratorium

Praktek gurah menarik dikaji secara ilmiah. Untuk itu disiapkan akar sirgunggu dari lokasi yang sama. Sebagai langkah penelitian awal, bahan aktifnya diisolasi dan diuji daya antibakterinya. Dalam hal ini digunakan baktreri Streptococus beta haemolyticus, salah satu jenis pencetus penyakit radang tenggorokan.

Dari hasil isolasi diperoleh komponen utama dalam kulit akar berupa senyawa flavonoid dengan 3-OH. Sedangkan pengujian antibakteri memang menunjukkan, senyawa itu mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. beta haemolyticus. Namun, daya hambatnya terbilang kecil Hal ini mungkin disebabkan khasiat pengeluaran lendir sembari pesien tengkurap, sehingga bakterinya ikut keluar bersama lendir. Mekanismenya sendiri masih belum ditemukan. Dengan demikian, penggunaan sari akar sirgunggu untuk pengobatan radang tenggorok perlu dikaji lebih lanjut.

(Drs. Wahyono, Apt. SU, Fakultas Farmasi UGM)

Disadur dari Majalah Trubus 339 – TH XXIX – FEBRUARI 1998, hal. 72-73

Gurah itu proses mengeluarkan slem (dahak/lendir) yang ada di rongga hidung dan tenggorokan. Untuk membersihkan, agar nafasnya tidak sulit terutama buat yang sering pilek/sinus/mungkin juga asma. Tapi ada juga yang melakukan gurah, dengan tujuan memperindah suara. Mengenai keampuhannya, sepertinya individual sifatnya, sama jika ditanya sakit atau tidak , ada yang bilang sakit sekali, ada juga yang bilang, sakit tapi masih bisa ditolerir.

Pada saat gurah, pasien diminta tidur telentang, kemudian cairan (konon berasal dari tumbuhan tertentu) dimasukkan melalui lubang hidung. Setelah beberapa saat pasien disuruh tengkurap, nah disinilah proses pengeluaran slem berlangsung, lamanya tergantung banyak tidaknya slem. Setelah selesai rasanya lega sekali, hidung yang mampet bisa lega kembali.

 Gurah adalah cara tradisional mengeluarkan produksi lendir dan dahak. Cara ini sangat populer dikalangan profesi pesinden, qari, penceramah, dalang, biduan dan sebagainya. Selain untuk menyaringkan suara, Gurah bermanfaat untuk mengobati : Asma, sinusitis, kepala sering pusing, sulit konsentrasi dan keluhan lain akibat polusi udara, rokok dan  makanan siap saji.

Gurah pada umumnya dilakukan dengan bahan dari pohon Srigunggu yang dikenal memiliki daya pencahar sangat kuat karena memiliki unsur kalium, sedikit natrium, alkaloid, flavonoid flavon, glikosida fenol, manitol, sitosterol, triterpen, asam ureanulat, asam kueretaruat, dan asam seratogenat.

Gurah dilakukan dengan meneteskan sari daun atau kulit akar ke hidung atau dalam bentuk kapsul. Tetapi Gurah cor (memasukkan cairan ke hidung) agak sedikit pedih, tetapi hasilnya lebih nampak karena langsung mengeluarkan lendir dan dahak dimana bakteri terbawa keluar sehingga napas terasa lebih ringan

Halo dunia!

Posted On Agustus 29, 2008

Filed under Tak Berkategori

Comments Dropped one response

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.